<?xml version="1.0" encoding="UTF-7"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Media Nusantara &#187; Komunitas</title>
	<atom:link href="https://medianusantara.co.id/category/komunitas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://medianusantara.co.id</link>
	<description>Terdepan Mengabari</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2026 09:10:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.5.1</generator>
		<item>
		<title>Sekretaris DPRD Banten Luncurkan Aplikasi E-Setwan, Intergasikan Seluruh Layanan Digital Jadi Satu Platform</title>
		<link>https://medianusantara.co.id/sekretaris-dprd-banten-luncurkan-aplikasi-e-setwan-intergasikan-seluruh-layanan-digital-jadi-satu-platform/</link>
		<comments>https://medianusantara.co.id/sekretaris-dprd-banten-luncurkan-aplikasi-e-setwan-intergasikan-seluruh-layanan-digital-jadi-satu-platform/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Oct 2026 09:21:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferdigi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://medianusantara.co.id/?p=16699</guid>
		<description><![CDATA[Sekretaris DPRD Banten Luncurkan Aplikasi E-Setwan, Intergasikan Seluruh Layanan Digital Jadi Satu Platform Serang, Banten Sekretariat DPRD Provinsi Banten resmi meluncurkan E-Setwan, platform digital yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan informasi,...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://medianusantara.co.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261001-WA0014.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-16700" alt="IMG-20261001-WA0014" src="http://medianusantara.co.id/wp-content/uploads/2026/10/IMG-20261001-WA0014-300x199.jpg" width="300" height="199" /></a>Sekretaris DPRD Banten Luncurkan Aplikasi E-Setwan, Intergasikan Seluruh Layanan Digital Jadi Satu Platform</p>
<p>Serang, Banten</p>
<p>Sekretariat DPRD Provinsi Banten resmi meluncurkan E-Setwan, platform digital yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan informasi, administrasi, pengawasan, serta layanan publik di lingkungan Sekretariat DPRD, pada Senin, 28 September 2026.</p>
<p>Peluncuran E-Setwan menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital di lingkungan Sekretariat DPRD Provinsi Banten.</p>
<p>E-Setwan sendiri mencakup beberapa fitur, termasuk E-Legislasi, E-Risalah, E-Bamus, E-Tamu dan layanan lain untuk mendukung tugas dan fungsi DPRD Provinsi Banten.</p>
<p>&#8220;E-Setwan menggabungkan seluruh layanan, baik yang sudah tersedia maupun yang sedang dikembangkan di Sekretariat DPRD Banten,&#8221; kata Sekretaris DPRD Banten Subhan Setiabudi.</p>
<p>Ia juga berharap platform ini bisa menjawab kebutuhan masyarakat terutama terkait informasi yang dibutuhkan.</p>
<p>&#8220;Harapannya tentu platform ini bisa memperkuat pelayanan sekretariat DPRD baik terhadap masyarakat, maupun juga terhadap tupoksi DPRD,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>Kehadiran platform ini juga diarahkan untuk memperkuat keterbukaan informasi dan memudahkan masyarakat dalam memahami peran serta fungsi Sekretariat DPRD dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan DPRD Provinsi Banten.</p>
<p>Salah satu aspek yang menjadi perhatian dalam pengembangan E-Setwan adalah integrasi data. Dengan pendekatan satu data, informasi kelembagaan dapat dikelola secara lebih terpusat sehingga mengurangi penyebaran informasi pada berbagai sistem atau kanal yang tidak terhubung.</p>
<p>E-Setwan diharapkan menjadi bagian dari proses transformasi digital Sekretariat DPRD Provinsi Banten, sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga, aparatur, dan masyarakat melalui akses informasi yang lebih terbuka dan mudah dijangkau. (Rilis)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://medianusantara.co.id/sekretaris-dprd-banten-luncurkan-aplikasi-e-setwan-intergasikan-seluruh-layanan-digital-jadi-satu-platform/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saung Kreator Bersatu Topang Kehidupan 150 Orang di Kabupaten Bandung</title>
		<link>https://medianusantara.co.id/saung-kreator-bersatu-topang-kehidupan-150-orang-di-kabupaten-bandung/</link>
		<comments>https://medianusantara.co.id/saung-kreator-bersatu-topang-kehidupan-150-orang-di-kabupaten-bandung/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 28 Sep 2026 02:59:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferdigi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://medianusantara.co.id/?p=16695</guid>
		<description><![CDATA[Saung Kreator Bersatu Topang Kehidupan 150 Orang di Kabupaten Bandung Bandung, Jawa Barat, Saung Kreator Bersatu (SKB) terus mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat melalui wadah kreativitas, pemberdayaan, dan kegiatan produktif....]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://medianusantara.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260928-WA0009.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-16696" alt="IMG-20260928-WA0009" src="http://medianusantara.co.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260928-WA0009-169x300.jpg" width="169" height="300" /></a>Saung Kreator Bersatu Topang Kehidupan 150 Orang di Kabupaten Bandung</p>
<p>Bandung, Jawa Barat,</p>
<p>Saung Kreator Bersatu (SKB) terus mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat melalui wadah kreativitas, pemberdayaan, dan kegiatan produktif. Kehadiran komunitas yang dipimpin Kang Imat sebagai Ketua SKB tersebut kini menjadi salah satu ruang bagi sekitar 150 orang di Kabupaten Bandung untuk mengembangkan potensi sekaligus menopang kehidupan mereka.</p>
<p>SKB Melesat tidak hanya menjadi tempat berkumpul para kreator, tetapi juga diarahkan sebagai wadah untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat. Berbagai kegiatan yang dilakukan anggota diharapkan mampu membuka peluang penghasilan baru, memperluas jaringan, serta meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengembangkan usaha dan kreativitas.</p>
<p>Menurut Ketua SKB Kang Imat, keberadaan komunitas tersebut berangkat dari keinginan untuk menciptakan ruang bersama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi anggotanya.</p>
<p>&#8220;SKB ini kami bangun sebagai wadah untuk meningkatkan taraf hidup. Kami ingin teman-teman yang bergabung tidak hanya berkumpul, tetapi juga bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi kehidupan mereka dan keluarganya,&#8221; ujar Kang Imat.</p>
<p>Menjadi Wadah Pemberdayaan<br />
Kang Imat mengatakan, sekitar 150 orang yang terlibat dalam kegiatan SKB memiliki latar belakang dan kemampuan yang beragam. Kondisi tersebut menjadi modal bagi komunitas untuk saling berbagi pengalaman dan membangun kerja sama.</p>
<p>Menurutnya, pemberdayaan masyarakat tidak bisa dilakukan hanya dengan memberikan bantuan sesaat. Yang lebih penting adalah menciptakan kesempatan agar masyarakat memiliki kemampuan untuk berkembang secara berkelanjutan.</p>
<p>&#8220;Kami mencoba membangun pola kebersamaan. Yang punya kemampuan bisa berbagi dengan yang lain. Yang punya jaringan bisa membantu membuka akses, dan yang punya kreativitas bisa dikembangkan menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menambahkan, SKB berupaya agar kegiatan komunitas tidak berhenti pada aktivitas sosial maupun kreativitas semata. Setiap potensi anggota diharapkan dapat diarahkan menjadi kegiatan yang memiliki nilai tambah.</p>
<p>Dari Kreativitas Menjadi Peluang Ekonomi Perkembangan teknologi dan media digital, menurut Kang Imat, memberikan peluang besar bagi masyarakat untuk memperkenalkan karya maupun produk mereka kepada khalayak yang lebih luas.</p>
<p>Karena itu, SKB juga mendorong anggotanya untuk memanfaatkan kreativitas dan perkembangan teknologi sebagai sarana membuka peluang ekonomi.</p>
<p>&#8220;Sekarang banyak sekali peluang. Kreativitas kalau dikelola dengan baik bisa menjadi sumber penghasilan. Tinggal bagaimana kita memberikan pendampingan, membangun jaringan dan membuat teman-teman percaya diri untuk mengembangkan kemampuannya,&#8221; tutur Kang Imat.</p>
<p>Ia berharap semakin banyak anggota SKB yang mampu memiliki penghasilan mandiri melalui kemampuan dan potensi masing-masing.</p>
<p>Membangun Kemandirian Bersama Bagi SKB, peningkatan taraf hidup bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga menyangkut kemampuan masyarakat untuk berdiri secara mandiri dan memiliki kesempatan berkembang.</p>
<p>Kang Imat menegaskan bahwa SKB akan terus mengedepankan semangat kebersamaan. Menurutnya, keberhasilan komunitas tidak dapat diukur hanya dari aktivitas organisasi, tetapi dari sejauh mana keberadaan SKB memberikan dampak kepada anggotanya.</p>
<p>&#8220;Harapan kami sederhana, SKB bisa menjadi wadah yang benar-benar memberikan manfaat. Kalau ada 150 orang yang bisa terbantu kehidupannya, kemudian mereka juga bisa membantu keluarga dan lingkungannya, tentu dampaknya akan semakin luas,? ujarnya.</p>
<p>Ia juga mengajak seluruh anggota untuk aktif mengambil bagian dalam berbagai kegiatan dan tidak hanya menjadi penonton.</p>
<p>&#8220;Kita ingin semua anggota punya peran. Jangan hanya menunggu, tetapi mari sama-sama bergerak. Dari hal kecil yang dilakukan bersama, mudah-mudahan bisa menjadi sesuatu yang besar,&#8221; kata Kang Imat.</p>
<p>Terus Mengembangkan Program<br />
Ke depan, SKB berencana terus mengembangkan kegiatan yang dapat meningkatkan kemampuan dan produktivitas anggotanya. Penguatan jejaring, pengembangan kreative. (Tik)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://medianusantara.co.id/saung-kreator-bersatu-topang-kehidupan-150-orang-di-kabupaten-bandung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KD PERTIWI Cup 1 Sukses Digelar, Kolaborasi antar elemen terbukti Solid</title>
		<link>https://medianusantara.co.id/kd-pertiwi-cup-1-sukses-digelar-kolaborasi-antar-elemen-terbukti-solid/</link>
		<comments>https://medianusantara.co.id/kd-pertiwi-cup-1-sukses-digelar-kolaborasi-antar-elemen-terbukti-solid/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 14 Jun 2026 15:57:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferdigi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemerintahan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://medianusantara.co.id/?p=16581</guid>
		<description><![CDATA[KD PERTIWI Cup 1 Sukses Digelar, Kolaborasi antar elemen terbukti Solid Tangerang, Banten Senja cerah mengiringi penutupan KD PERTIWI Cup 1 di Stadion Mini Kelapa Dua, Bencongan, Kabupaten Tangerang, Minggu...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://medianusantara.co.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0029.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-16582" alt="IMG-20260614-WA0029" src="http://medianusantara.co.id/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260614-WA0029-300x225.jpg" width="300" height="225" /></a>KD PERTIWI Cup 1 Sukses Digelar, Kolaborasi antar elemen terbukti Solid</p>
<p>Tangerang, Banten</p>
<p>Senja cerah mengiringi penutupan KD PERTIWI Cup 1 di Stadion Mini Kelapa Dua, Bencongan, Kabupaten Tangerang, Minggu 14 Juni 2026. Selama 2 hari, turnamen sepak bola putri perdana ini berhasil menjadi magnet baru warga Kelapa Dua. Meriah, lancar, dan penuh semangat.</p>
<p>Ketua Panitia Alfan Witular mengapresiasi Bupati Tangerang Maesyal Rasyid yang konsisten melanjutkan pembangunan Stadion Mini Kelapa Dua.</p>
<p>&#8220;Stadion ini kini hadir dengan baik dan representatif sebagai sarana olahraga terpadu dengan fasilitas layak, yang bisa dirasakan langsung masyarakat Kelapa Dua dengan nyaman,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Prosesi pembagian piala, medali, dan uang pembinaan sebesar 5 juta rupiah untuk Juara 1 Tangsel Woman dan untuk Juara 2 Tangsel City sebesar 3 Juta Rupiah diserahkan langsung oleh Dadang Sudrajat, Camat Kelapa Dua yang mewakili Bupati Tangerang.</p>
<p>&#8220;Kami atas nama Bupati dan Pemerintah Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih ke seluruh elemen masyarakat yang membuat acara ini sukses,&#8221; ucap Dadang Sudrajat.</p>
<p>Penutupan dihadiri jajaran lengkap, Ketua KOK, Sekcam Dwi Chandra akrab di disapa DCB, Ketua Karang Taruna Andi, Ketua Pemuda Pancasila Bang Yudi, Binamas, Babinsa, Forum RW, para Lurah se-Kelapa Dua, LPM,nakes Puskesmas hingga PMI.</p>
<p>Alfan menegaskan kunci sukses turnamen ini adalah gotong royong. Sponsor Mandiri, OKP, Ormas, Dinas Kesehatan, pelaku usaha Babe Bencongan, sampai crew KD PERTIWI bahu-membahu dari awal sampai akhir.</p>
<p>&#8220;Hal terpenting, terima kasih kepada Pemkab Tangerang dan Bupati Maesyal Rasyid yang telah mewujudkan Stadion Mini Kelapa Dua dengan fasilitas memadai untuk berbagai wahana olahraga. Masyarakat Kelapa Dua ingin memberi warna positif lewat sinergi dan kolaborasi berkelanjutan,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Target Jelas: Lahirkan Bintang Baru</p>
<p>Langkah ini menjawab kondisi pemain bola putri yang masih langka di Banten. Lewat turnamen, panitia ingin menjaring bibit-bibit potensial dari Kabupaten Tangerang, ujar Ketua KOK.</p>
<p>Antusiasme peserta jadi bukti. Febri Arum dari Tangsel Women yang baru berlaga di Gothia Cup U-13 dan Putri Tangerang City asal Kp. Gawir, eks SSB Tunas Cipta Bojong Nangka Kelapa Dua yang kini sudah tembus Timnas Putri, hadir dan memberi dukungan.</p>
<p>Zulhandikar, pelatih SSB Tunas Cipta yang mampu mencetak pemain putri ke tingkat nasional, mengaku bangga. &#8220;Kami bangga ada KD PERTIWI Cup. Harapannya Tangerang terus melahirkan pemain sepak bola putri profesional,&#8221; pungkasnya.</p>
<p>Senada, Ketua RW 04 Sutarjo Tarigan, advokat dari Law Firm, ikut mengapresiasi. ?Sukses dan keren banget KD PERTIWI Cup 1 di Bencongan. Ini bukti warga bisa bikin event berkelas,? pungkasnya. (*)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://medianusantara.co.id/kd-pertiwi-cup-1-sukses-digelar-kolaborasi-antar-elemen-terbukti-solid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ikatan Kreator Banjaran Jadi Motor Kemajuan Warga Kabupaten Bandung</title>
		<link>https://medianusantara.co.id/ikatan-kreator-banjaran-jadi-motor-kemajuan-warga-kabupaten-bandung/</link>
		<comments>https://medianusantara.co.id/ikatan-kreator-banjaran-jadi-motor-kemajuan-warga-kabupaten-bandung/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 04 Apr 2026 03:12:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferdigi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://medianusantara.co.id/?p=16449</guid>
		<description><![CDATA[Ikatan Kreator Banjaran Jadi Motor Kemajuan Warga Kabupaten Bandung Bandung, Jawa Barat Kehadiran komunitas kreatif lokal terus menunjukkan peran penting dalam mendorong kemajuan masyarakat. Salah satunya adalah Ikatan Kreator Banjaran...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://medianusantara.co.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260404-WA0004.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-16450" alt="IMG-20260404-WA0004" src="http://medianusantara.co.id/wp-content/uploads/2026/04/IMG-20260404-WA0004-300x197.jpg" width="300" height="197" /></a>Ikatan Kreator Banjaran Jadi Motor Kemajuan Warga Kabupaten Bandung</p>
<p>Bandung, Jawa Barat</p>
<p>Kehadiran komunitas kreatif lokal terus menunjukkan peran penting dalam mendorong kemajuan masyarakat. Salah satunya adalah Ikatan Kreator Banjaran (IKB), yang kini menjadi wadah bagi para pelaku kreatif di wilayah Banjaran dan sekitarnya untuk berkembang dan berkontribusi bagi lingkungan.</p>
<p>IKB hadir sebagai ruang kolaborasi bagi para kreator dari berbagai bidang, mulai dari konten digital, fotografi, videografi, hingga pelaku usaha kreatif lainnya. Melalui berbagai kegiatan yang digelar, komunitas ini tidak hanya menjadi tempat berkarya, tetapi juga sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat.</p>
<p>Ketua IKB Imat menyampaikan bahwa tujuan utama komunitas ini adalah mendorong potensi lokal agar lebih dikenal luas, sekaligus meningkatkan perekonomian warga.</p>
<p>&#8220;Kami ingin para kreator di Banjaran bisa berkembang bersama, saling mendukung, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Sejumlah program telah dilaksanakan oleh IKB, seperti pelatihan pembuatan konten digital, bedah akun,promosi UMKM lokal, hingga kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat. Hal ini mendapat respon positif dari warga, terutama generasi muda yang kini semakin tertarik untuk mengembangkan potensi kreatif mereka.</p>
<p>Selain itu, IKB juga aktif menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun komunitas lain, guna memperluas jaringan dan peluang bagi anggotanya. Dengan kolaborasi tersebut, diharapkan lahir inovasi-inovasi baru yang mampu mendorong kemajuan daerah.</p>
<p>Keberadaan Ikatan Kreator Banjaran menjadi bukti bahwa komunitas lokal memiliki peran strategis dalam pembangunan.</p>
<p>&#8220;Dengan semangat kebersamaan dan kreativitas, IKB diharapkan terus menjadi motor penggerak kemajuan warga di Kabupaten Bandung,&#8221; imbuhnya,</p>
<p>Lebih lanjut Imat menuturkan Keinginan IKB bukan hanya sekadar menjadi komunitas yang ramai atau dikenal banyak orang, tapi ingin menjadi wadah yang benar-benar solid, kompak, dan punya tujuan yang jelas.</p>
<p>&#8220;IKB ingin semua anggotanya bukan hanya hadir sebagai nama, tapi hadir dengan peran, dengan kontribusi, dan dengan semangat untuk maju bersama. Kita tidak ingin hanya jadi penonton kesuksesan orang lain. Kita ingin jadi pelaku, yang sama-sama berjuang dari bawah, saling dorong, saling bantu, dan saling menguatkan. Karena tanpa kebersamaan dan kerja sama, sebesar apa pun komunitas itu, tidak akan punya arti,&#8221; tutur Imat.</p>
<p>Harapan ke depan, IKB bisa terus berkembang, semakin dikenal luas, dan memberikan manfaat nyata bagi semua anggotanya. Bukan hanya soal jumlah, tapi kualitas. Bukan hanya soal eksis, tapi soal hasil. Kita ingin melihat anggota IKB satu per satu naik, berkembang, dan merasakan hasil dari perjuangan bersama.</p>
<p>&#8220;IKB juga diharapkan menjadi tempat yang nyaman, yang saling menghargai, bukan saling menjatuhkan. Tempat di mana semua orang punya kesempatan yang sama untuk berkembang. Karena kesuksesan di dalam komunitas ini bukan milik satu orang, tapi milik kita semua,&#8221; pungkasnya. (Tik)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://medianusantara.co.id/ikatan-kreator-banjaran-jadi-motor-kemajuan-warga-kabupaten-bandung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bincang Ramadan Pokja WHTR, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam Soroti Tantangan PAD di Kota yang Kian Padat</title>
		<link>https://medianusantara.co.id/bincang-ramadan-pokja-whtr-ketua-dprd-kota-tangerang-rusdi-alam-soroti-tantangan-pad-di-kota-yang-kian-padat/</link>
		<comments>https://medianusantara.co.id/bincang-ramadan-pokja-whtr-ketua-dprd-kota-tangerang-rusdi-alam-soroti-tantangan-pad-di-kota-yang-kian-padat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Mar 2026 14:13:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ferdigi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Berita Terbaru]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Komunitas]]></category>
		<category><![CDATA[Metropolitan]]></category>
		<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://medianusantara.co.id/?p=16433</guid>
		<description><![CDATA[Bincang Ramadan Pokja WHTR, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam Soroti Tantangan PAD di Kota yang Kian Padat Tangerang, Banten Suasana hangat penuh keakraban terasa di Sekretariat Kelompok Kerja Wartawan...]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://medianusantara.co.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260303-WA0029.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-16434" alt="IMG-20260303-WA0029" src="http://medianusantara.co.id/wp-content/uploads/2026/03/IMG-20260303-WA0029-300x197.jpg" width="300" height="197" /></a>Bincang Ramadan Pokja WHTR, Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam Soroti Tantangan PAD di Kota yang Kian Padat</p>
<p>Tangerang, Banten</p>
<p>Suasana hangat penuh keakraban terasa di Sekretariat Kelompok Kerja Wartawan Harian Tangerang Raya (Pokja WHTR), Jalan Perintis Kemerdekaan No.38A, Babakan, Kota Tangerang, Selasa (3/3/2026). Dalam balutan kegiatan Bincang Ramadan, para jurnalis dan narasumber duduk melingkar, berbagi gagasan sembari menanti waktu berbuka puasa.</p>
<p>Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Kota Tangerang Rusdi Alam, didampingi Anggota DPRD Kota Tangerang Mustofa Kamaludin. Acara dipandu dalam suasana santai namun berbobot, dengan Ketua Panitia Pelaksana Hendra Wibisana membuka forum diskusi.</p>
<p>Dalam pemaparannya, Rusdi Alam mengawali dengan sebuah prinsip reflektif.</p>
<p>&#8220;Ada bahasa Arab, al-yaumu khairun min amsi fahuwa rabi,&#8221; barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari kemarin, maka dia orang yang beruntung. Ini harus jadi prinsip kita,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurutnya, Kota Tangerang memang kerap dibanjiri penghargaan setiap peringatan hari jadi. Namun di balik deretan apresiasi itu, terdapat tantangan nyata yang harus dihadapi, terutama dari sisi pendapatan daerah.</p>
<p>&#8220;Hari ini kita berhadapan dengan kondisi kota yang hampir seluruh wilayahnya sudah terbangun. Dari sisi pendapatan, kita ini bisa dibilang sudah sampai di titik jenuh,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>PAD Perkotaan: Diuntungkan, Namun Terbatas Lahan</p>
<p>Rusdi menjelaskan, berdasarkan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Daerah (HKPD), daerah perkotaan seperti Kota Tangerang sebenarnya diuntungkan dari sisi potensi pajak daerah.</p>
<p>Beberapa sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang menjadi andalan antara lain Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), serta pajak hotel dan restoran.</p>
<p>&#8220;Kita ini wilayah penyangga ibu kota. Nilai tanah tinggi, transaksi banyak, investasi cukup pesat. Itu membuat BPHTB dan PBB kita lumayan,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Namun ia menegaskan, kondisi Kota Tangerang berbeda dengan daerah yang masih memiliki lahan pengembangan luas. Ia membandingkan capaian PAD Kota Tangerang dengan wilayah lain.</p>
<p>&#8220;Di Kabupaten, PBB bisa 600 miliar, BPHTB sampai 1,9 triliun. Di kita PBB sekitar 570 miliar, BPHTB 600-an miliar. Gambaran ini menunjukkan, kita sudah tidak punya banyak ruang investasi baru karena lahannya memang sudah habis,&#8221; paparnya.</p>
<p>Ia bahkan menyinggung capaian retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) atau yang dahulu dikenal sebagai IMB.</p>
<p>&#8220;Dulu di era Pak WH, retribusi IMB bisa tembus 167 miliar. Hari ini target 30 miliar saja sudah terasa berat. Bukan karena tidak serius, tapi memang lahannya sudah terbatas,&#8221; katanya disambut respons peserta diskusi.</p>
<p>Tantangan Genjot PAD di Tengah Kebutuhan Pembangunan</p>
<p>Dalam forum yang sesekali diselingi tawa ringan menjelang waktu berbuka, Rusdi menegaskan bahwa persoalan utama pembangunan selalu bermuara pada pembiayaan.</p>
<p>&#8220;Sehebat apa pun perencanaan kita, kalau tidak ada anggaran untuk merealisasikan, akan sulit berjalan maksimal. Pada akhirnya, pembangunan itu butuh duit,&#8221; ujarnya lugas.</p>
<p>Ia mengakui, DPRD bersama eksekutif terus berupaya mencari formulasi terbaik agar PAD tetap optimal tanpa membebani masyarakat. Hearing dan pembahasan RPJMD maupun APBD disebutnya menjadi ruang strategis untuk mengurai persoalan tersebut.</p>
<p>Menurut Rusdi, kondisi Kota Tangerang saat ini bisa disebut sebagai wilayah yang sudah &#8220;given&#8221;. Artinya, pertumbuhan ruang fisik sudah sangat terbatas sehingga strategi peningkatan PAD harus lebih kreatif, inovatif, dan berbasis optimalisasi aset yang ada.</p>
<p>Diskusi Terbuka dan Reflektif</p>
<p>Kegiatan Bincang Ramadan yang digelar Pokja WHTR ini menjadi ruang dialog terbuka antara legislatif dan insan pers. Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan semangat keterbukaan dalam membahas isu-isu strategis daerah.</p>
<p>Ketua Panitia Hendra Wibisana menyampaikan bahwa forum ini diharapkan menjadi tradisi tahunan sebagai sarana tukar pikiran antara pemangku kebijakan dan jurnalis.</p>
<p>Di penghujung acara, suasana kembali mencair ketika kehadiran Mustofa Kamaludin disambut tepuk tangan peserta. Diskusi pun ditutup dengan harapan bersama agar Kota Tangerang terus bergerak menjadi lebih baik dari hari ke hari.</p>
<p>Sebab bagi Rusdi Alam, prinsipnya sederhana namun dalam: hari ini harus lebih baik dari kemarin. Dan untuk mencapainya, dibutuhkan keberanian membaca tantangan sekaligus kebersamaan mencari solusi. (Rilis)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>https://medianusantara.co.id/bincang-ramadan-pokja-whtr-ketua-dprd-kota-tangerang-rusdi-alam-soroti-tantangan-pad-di-kota-yang-kian-padat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
