Rutilahu Kampung Cihonje, Bentuk Nyata Kehadiran Pemerintah Untuk Warga
Kabupaten Bandung, Jawa Barat
Program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) kembali direalisasikan di Kampung Cihonje, Desa Mekarlakasana, RT 01, RW 07 sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kegiatan ini ditandai dengan dimulainya pembangunan rumah bagi warga yang membutuhkan, Sabtu (2/5).
Program Rutilahu tersebut merupakan upaya pemerintah dalam memberikan hunian yang layak, sehat, dan aman bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan partisipasi aktif warga sekitar melalui semangat gotong royong.
Camat Ciparay Anjar Lugiyana mengatakan program ini bukan hanya tentang pembangunan fisik, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.
“Ini adalah bukti bahwa pemerintah hadir di tengah masyarakat, membantu warga yang membutuhkan agar dapat hidup lebih layak,” ujarnya.
Warga penerima bantuan mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan. Mereka berharap pembangunan rumah ini dapat segera selesai sehingga bisa ditempati dengan nyaman bersama keluarga.
“Kegiatan pembangunan Rutilahu di Kampung Cihonje ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus memperkuat kepedulian sosial dan kebersamaan. Dengan adanya program ini, pemerintah bersama masyarakat menunjukkan komitmen dalam menciptakan lingkungan yang lebih layak dan sejahtera,” tambah Anjar Lugiyana.
Sementara itu Kepala Desa Mekarlakasana Purwanto Nalapraya menambah pembangunan Rutilahu ini dilakukan secara bertahap.
“Pembangunan dilakukan secara bertahap dan ditargetkan selesai dalam waktu yang telah ditentukan. Seluruh pihak yang terlibat berharap program ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga penerima,” katanya.
Ketua RW 07 Titik Mulyana mengatakan ucapan terimakasih atas bantuan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan rumah tidak layak huni di Kampung Cihonje, RT 01, RW 07.
“Terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu hingga terlaksananya kegiatan pembangunan rumah tidak layak huni,” katanya. (Tik)
